Saturday, December 17, 2016

Deretan Kampung 'Unik' ini Cuma Ada di Indonesia Lho! Siapa Tahu Salah Satunya Itu Kampungmu?!

Tags


Negara mana yang paling beragam kalau bukan di Indonesia, kaya akan budaya membuat Indonesia dikenal memiliki keunikan tersendiri di mata dunia.


Tapi keberagaman yang dimiliki Indonesia tak cuma bahasa dan budaya saja lho, tapi ada hal-hal lain yang nggak kalah unik dibandingkan negara lainnya, diantaranya adalah desa atau kampung yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara ini.
Saking uniknya, sampai-sampai kampung ini memiliki panggilan unik, mulai dari kampung kembar, kampung wadon dsb. Biar makin seru, langsung saja deh simak ulasannya berikut ini!

Kampung kembar, kampung yang mayoritas dihuni oleh orang kembar...
Terletak di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kelurahan Malaka Jaya dikenal sebagai kampungnya orang kembar. Ini bukan bercandaan lho, soalnya sejak tahun 2014, RW 03 di Keluarahan Malaka Jaya ini memiliki 19 pasangan kembar yang tinggal di daerah tersebut.

Kampung wadon, kampung yang mayoritas dihuni oleh kaum hawa...
Dalam bahasa Jawa, Wadon sendiri berarti "perempuan", sesuai namanya, kampung ini rata-rata dihuni oleh kaum hawa.
Kampung yang berlokasi di Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini punya tradisi unik yakni melarang setiap laki-laki tinggal di kampung ini. Konon tradisi ini sudah turun temurun. Namun sayang, kampung wadong kian tergerus perkembangan jaman akibat penghuninya yang pergi keluar kampung untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Dusun Kasuran, dusun tanpa kasur di Sleman..
Ditelisik dari sejarahnya, mitos larangan tidur di kasur ini sebenarnya sudah berumur lebih dari 600 tahun, kisah anti tidur kasur ini dimulai manakala sepasang suami istri bernama Kyai Kasur dan Nyai Kasur yang bersumpah kalau mereka nggak bakal tidur di tempat tidur yang empuk (kasur) sampai cita-cita Pangeran Diponegoro tercapai. Meskipun banyak versi, tapi kisah di atas sudah umum dipercaya di dusun Kasuran.

Kampung kepiting, kampung yang dihuni oleh warga yang jari-jari tangannya seperti capit kepiting!
Sulawesi juga nggak mau ketinggalan, kepulauan yang terletak diantara Pulau Kalimantan dan Papua ini juga memiliki kampung yang unik, yaitu Desa Mario. Desa yang terletak di Dusun Ulutaue, Kecamatan Mare, Bone ini memiliki warga yang kebanyakan mengalami kelainan fisik dimana jari-jari kedua tangan mereka berbentuk seperti capit kepiting.
Kelainan ini dialami oleh anak-anak hingga dewasa hanya memiliki tiga ruas jari. Walau begitu, mereka tak pernah malu dengan warga kampung lain.

Desa Teletubbies, desa yang memiliki hunian mangkok terbalik seperti rumah Teletubies...
Ada hal unik di Yogyakarta, tepatnya di Desa Ngelepen, keunikan ini berupa rumah penduduknya yang berbentuk seperti mangkok terbalik (dome). Pembangunan rumah-rumah ini bukan tanpa alasan, tapi akibat gempa hebat yang mengguncang Yogyakarta pada 2006 silam.
Rumah-rumah ini dibangun atas prakarsa sebuah lembaga masyarakat swasta yang bekerjasama dengan Domes for The World Foundation.

Desa Ampo, desa yang mayoritas penduduknya memakan tanah...
Desa ini dikenal dengan sebutan desa Ampo, desa yang masuk wilayah administratif Kabupaten Tuban ini memiliki kepercayaan bahwa makan tanah (Ampo) dipercaya bisa menguatkan pencernaan.
Cara membuatnya pun sangat mudah, pertama tanah yang akan dipakai untuk membuat Ampo dibersihkan dari kotoran seperti kerikil dsb. Lalu ditumbuk dan dipadatkan membentuk segi empat.
Setelah dipadatkan, kemudian dikikis dan digulung agar menyerupai stik. Proses selanjutnya dibakar selama 1 jam dan siap untuk dijadikan camilan. Hueeeks!
Kwatisore, desa yang mengalami hujan setiap hari...
Nama Kwatisore sebenarnya diambil dari makan Khawatir Sore, kenapa? Karena dulu penduduk desa ini selalu was-was manakala setiap sore selalu dilanda huja lebat!
Desa yang berlokasi di Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Nabire, Papua ini setiap hari selalu diguyur hujan, meskipun pada saat yang sama mengalami musim kemarau, nggak heran lingkungan di desa ini sangat subur.
Kampung Korea
Kalau di Kediri, Jawa Timur ada Kampung Inggris. di kota Bau-bau, Sulawesi Tenggara juga ada kampung yang nggak kalah sama kampung Inggrisnya Kediri, yakni kampung Korea.
Kampung ini mayoritas dihuni oleh etnis Cia-cia, keunikan dari kampung ini adalah selain fasih berbahasa Indonesia, masyarakatnya juga fasih menggunakan bahasa dan tulisan Hangeul atau aksara Korea. Nggak pengen mampir?
Sand Village, kampung yang seluruh isinya terdiri dari pasir...
Karena ketergantungan terhadap pasir sangat tinggi, nggak heran kalau kampung yang terletak di pesisir Sumenep, Madura ini disebut sebagai kampung Manusia Pasir. Nggak cuma sebagai tempat bermain, pasir disana juga digunakan untuk kasur alias tempat tidur. Bahkan gilanya lagi proses melahirkan pun dilakukan di atas pasir. Gile!

Gimana, apakah kamu berminat berkunjung ke salah satu desa di atas?


EmoticonEmoticon